Diseret Namanya dalam Kudeta Kepemimpinan AHY, Ini Pernyataan Mahfud MD

DELIK INDONESIA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) menduga ada gerakan yang berupaya untuk mengambil alih kepemimpinan Partai yang di pimpinnya.

Hal itu dikatakan AHY dalam konferensi pers yang di tayangkan akun YouTube pribadinya pada senin, (1/02/2021) setelah melakukan rapat bersama pimpinan Dewan Daerah Partai Demokrat.

Dikatakannya, merujuk pada informasi yang diperolehnya, diduga turut melibakan sejumlah pejabat penting pemerintahan negara kabinet Jokowi-Ma'ruf salah satu diantaranya Menko Polhukam, Mahfud MD dan Meoldoko.

Hal tersebut direspon lansung Mafhfud MD seperti dituliskan di akun pribadinya, Selasa, (2/02/2021) Pukul 9.37 WIB. Dalam bantahannya menyebut, isu yang menyeret dirinya dalam gerakan untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat merupakan isu yang aneh.

"Isu aneh, dikabarkan nama menteri, termasuk Menko Polhukam  Mahfud MD, merestui Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko berupaya mengambil alih kepemimpinan AHY melalui KLB. Waah, mengagetkan" Tulis Mahfud MD

Lebih lanjut, Menko Polhukam, Mahfud MD meyakini dirinya tidak pernah melakukan komunikasi dengan Kantor Staf Presiden RI, Moeldoko perihal pengamblalihan kepemimpinan Partai Demokrat seperti di isukan AHY.

Lebih Jauh, Kata Mahfud demokrasi Indonesia sangat terbuka dan dapat dikontrol masyarakat hal serupa juga terjadi pada kepemipinan partai. Karena, jabatan Menko tidak bisa digunakan untuk memberi restu. Kesolidan Partai Demokrat mesti dibenahi. Pungkasnya 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel