Harlah Nahdlatul Ulama ke 95 Tahun, Ini Pesan Presiden Jokowi



DELIK INDONESIA - Hari Ulang Tahun ke 95 Nahdlatul Ulama, Jokowi Menyebut NU Menjadi Garda Terdepan Membela Masalah KeummataPresiden Jokowi dalam kesempatan perayaan hari lahir (harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 menyatakan merupakan salah satu oragnisasi yang memberikan kontibusi nyata kepada kemerdekaan serta turut mengisi pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kepala negara dalam kesempatan yang sama turut mengucapkan selamat atas perayaan hari lahir NU ke 95 tersebut. Seperti disebutkan Jokowi yang ditayangkan melalui video unggahan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada sabtu, (30/01/2021) berharap peranan dan kehadiran NU untuk terus bergerak dan berkontribusi bagi kehidupan bangsa.

"Semoga Allah Swt. senantiasa meridohi serta memberkahi Nahdlatul Ulama serta warga Nahdliyin di seluruh dunia. Untuk itu mari mari senantiasa kita mendukung terus kehadiran serta kontribusi NU dalam memperkuat kehidupan bangsa Indonesia serta memajukan peradaban dunia dengan spirit Islam Nusantara yang _rahmatan lil'alamin," Ungkap Presiden Jokowi.

Tak hanya itu, lanjut presiden Jokowi, peranan serta kontribusi tersebut juga berlanjut di masa pembangunan negara dalam mengisi kemerdekaan. Tak dipungkiri, NU menurutnya merupakan salah satu organisasi keumatan dan kebangsaan yang selalu konsisten membela Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika NKRI, dan UUD 1945.

Dengan jelas semuanya bisa melihat betapa NU mendarmabaktikan diri ikut ambil peranan penting untuk mengisi kemerdekaan itu dari mencerdaskan kehidupan bangsa, semangat Nasionalisme serta toleransi dan juga bersama melawan adanya segala tindakan radikalisme dan terorisme di Indonesia dan dunia” Jelasnya

Lebih dari itu, Jokowi berharap peran strategis para kiai dan santri NU bersama seluruh pemangku kepentingan bangsa ikut memberikan yang terbaik kepada masa depan Indonesia dapat terus berlanjut dan terjalin erat. Apalagi kata presiden, bangsa Indonesia hari ini menghadapi tantangan era revolusi industri jilid keempat serta kompetisi global yang mesti dilalui bersama-sama untuk keberlanjutan pembangunan masa depan bangsa.

Para Nahdilyin muda kita turut berkitpah mengambil peranan stratgeis dalam pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat dengan berbasis pesantren. Tidak hanya bersemangat dalam mempelajari serta memperoleh ilmu agama, para santri muda NU pun juga memiliki semangat yang sangat kuat menjadi wirausaha-wirausaha muda untuk kemajuan umat dan bangsa.

"bukan hanya agama juga wawasan kewirausahaan juga dipahami. Bahkan kini para santri sudah sangat melek teknologi digital serta tidak sedikit yang menjadi penggerak teknologi informasi yang bisa membawa kemanfaatan yang nyata bagi bangsa dan negara ini," tandasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel