BEM SI Komitmen Dorong Komjen Listyo Sigit Prabowo Tuntaskan Kasus HAM Sigi dan Penembakan Anggota FPI Usai Dilantik



DELIK INDONESIA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menyoroti kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia, termasuk diantaranya pembunuhan satu keluarga di Sigi dan penembakan enam anggota FPI.

BEM SI dalam keterangan yang disampaikan, berharap Komjen Listyo Sigit Prabowo menuntaskan kasus-kasus HAM jika sudah resmi ditetapkan sebagai Kapolri nantinya.

"Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia belum menjadi fokus utama institusi Polri hari ini. Salah satunya adalah kasus pembantaian satu keluarga di Sigi yang hingga saat ini masih belum tuntas. Ditambah lagi kasus penembakan 6 laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik" demikian pernyataan sikap BEM SI untuk institusi Polri yang disampaikan Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Remy Hastian Putra Muhammad Puhi, Jumat (22/1/2021).

Lebih jauh, lanjut Remy menuturkan, BEM SI akan terus mendorong Polri untuk menindalanjuti rekomendasi Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya enam anggota FPI. Enam anggota FPI tersebut diduga tewas ditembak anggota Polri.

Seperti diutarakan, BEM SI mengacu pada ketetapan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang institusi Polri, yang dengan jelas menerangkan tujuan kepolisian ialah untuk mewujudkan ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi HAM.

Karenanya, mereka (BEM SI) mendukung keputusan DPR RI menjadikan Komjen Listyo Sigit Prabowo memimpin institusi polri sebagaimana usulan Presiden Jokowi.

Mereka berharap, dengan kehadiran kapolri baru dibawah kepemimpinan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang menggantikan Jenderal Idham Azis dapat mengusut tuntas pelanggaran hukum termasuk juga mengusut tuntas kasus HAM, serta menjaga kredibilitas Polri.

“Semoga dengan pergantian Kapolri dari kepemimpinan Jenderal Idham Azis kepada Komjen Listyo Sigit Prabowo dapat mewujudkan harapan masyarakat dalam menuntaskan pelanggaran-pelanggaran hukum di negeri ini terlebih masalah HAM yang hingga kini belum tuntas dimata hukum” Pungkasnya

Berikut pernyataan sikap Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI) kepada Institusi Polri serta Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si. selaku Kapolri terpilih, yakni:


1. Menjaga kredibilitas Polri sebagai instansi penegak hukum
2. Mengusut tuntas dan menindak tegas kasus pelanggaran HAM
3. Menegakkan supremasi hukum dengan seadil-adilnya
4. Menjamin terbukanya ruang aspirasi publik untuk berlangsungnya demokrasi yang sehat
5. Mengembalikan marwah Polri sebagai pengayom masyarakat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel