Update Per 15 Desember: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Semakin Meningkat

Perekmbangan Covid-19 Per 5 Desember 2020

DELIK INDONESIA - Perkembangan covid-19 per 15 Desember 2020 dismpaikan semakin meningkat dengan jumlah kasus aktif mencapai 93.622 atau 14,9% dan Kasus aktif dunia adalah 27,63%. Sedangkan jumlah kasus sembuh kumulatif adalah 516.656 atau 82,1% dimana kasus sembuh di dunia adalah 70,14% Sedangkan jumlah kasus meninggal pada hari ini kumulatif adalah 19.111 atau 3,0% dimana kasus meninggal dunia adalah 2,22%.

Pemerintah melalui juru bicara penanganan covid-19 Wiku Adisasmito himbauan kepada satuan gugus tugas (Satgas) covid-19 di seluruh Indonesia dan masyarakat untuk tetap terus mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3 M agar dapat menekan peningkatan kasus postifi covid-19 di Indonesia yang semakin meningkat.

“Pada hari ini saya menyampaikan perkembangan kasus positif dan kematian covid-19 di 13 provinsi priorita. Jumlah kasus positif pada minggu ini terdapat 7 provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif sedangkan yang mengalami penurunan ada 6 provinsi” Ujar Wiku Adisasmito yang ditayangkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (15/12/2020)


BACA JUGA : Kekosongan Kursi KKP dan Kemensos RI: Pengamat, Presiden Jangan Biarkan Berlarut Lama


Selain itu, lanjut Wiku aparat akan menindak siapapun yang tidak koperatif dan dan mencoba menghalangi petugas dalam melakukan razia protokol kesehatan di daerah-daerah.

“Penegakan disiplin terkait protokol kesehatan bersifat kooperatif. Ingat siapa pun yang menghalangi upaya penegakan disiplin ini dapat dipidana sesuai dengan peraturan yang berlaku” Imbuhnya

Sebelumnya juga Wiku Adisasmito menyayangkan insiden pengeroyokan yang terjadi kepada seorang lurah di Jakarta Selatan. Ia berharap insiden tersebut tidak lagi terulang di daerah lainnya.

Dirinya juga mengancam akan menindak siapapun yang didapati mencoba menghalangi upaya petugas kesehatan dalam melakukan razia prokol kesehatan.

“Kejadian ini tidak seharusnya terjadi dan Jangan sampai terulang kembali. Saya juga menghimbau kepada masyarakat yang mungkin mendapati kejadian serupa di tempat tinggalnya agar dapat melaporkan kepada pihak yang berwajib. kita harus sama-sama saling mengawasi pelanggaran protokol kesehatan agar memberikan Efek Jera kepada pelaku dan kejadian serupa tidak terulang lagi” Himbaunya

Pun juga dirinya mengaja kepala daerah di seluruh Indonesia untuk mengambil contoh dan keberanian Lurah tersebut yang dinilainya berani mengambil konseskuensi pencegahan sekalipun ia mendapai penganiayaan.

“Sebaliknya pimpinan daerah dan lingkungan dapat mengambil inspirasi serta motivasi dari keberanian lurah ini dalam melindungi warganya dari bahaya covid-19 karena covid 19 ini. Pandemi covid -19 belumlah selesai hingga saat ini” paparnya

Seperti disampaikan Wiku Adisasmito menyebutkan angka positif covid 19 di tingkat nasional mencapai 18,1% dan ini lebih tinggi dibandingkan Minggu sebelumnya yang hanya mencapai 13,81%.

Angka tersebut, lanjut Wiku sangat menghawatirkan akan terus meningkat angka kasus positif dan penularannya jika tidak dilakukan pencegahan secara bersama. Bukan bukan hanya peranan pemerintah bahkan juga kesadaran masyarakat untuk terus menjaga prokol kesehatan dengan menerapkan 3 M.

“Ini harus menjadi perhatian dan fokus bersama baik pemerintah, satgas dan masyarakat pada umumnya mengingat tingginya angka positif mencerminkan masih banyaknya penularan yang terjadi di masyarakat” (SFR)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel