Tiga Tuntutan BEM Nusantara Yogyakarta Memperingati Hari HAM dan Anti Korupsi

 

DELIK INDONESIA - Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta (BEMNUS DIY) kembali melakukan kegiatan konsolidasi bersama pimpinan Bem yang tergabung dalam Bem Nusantara di Universitas Jana Badra Yogyakarta pada Rabu, (9/12/2020)

Konsolidasi dilakukan dalam rangka memperingati hari HAM sedunia dan hari anti korupsi yang jatuh pada 9-10 Desember 2020.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Marzuki Tukan, menyampaikan konsolidasi ini sebagai bentuk masukan terhadap pemerintah untuk menuntaskan pelanggaran HAM yang terjadi di masa lalu dan upaya serius memerangi praktik-praktik korupsi yang masih berkeliaran di Indonesia. 

Sementara itu, Ahmad Marzuki Tukan mengungkapkan, bahwa kasus korupsi di Indonesia banyak dan melibatkan para pejabat yang menduduki jabatan dipemerintahan baik dari pusat sampai daerah yang ditangani komisi pemberantasan korupsi menunjukkan setidaknya masih banyak pejabatan yang kasus korupsinya belum tertangani dengan baik untuk itu KPK harus benar–benar serius terkait penanganan kasus korupsi di Indonesia.

Kasus korupsi tersebut terkait dengan penyalahgunaan anggaran daerah dan suap terkait dana bantuan sosial Covid-19, infrastruktur, jalan, sekolah dan jembatan. Praktik-praktik tersebut sering dilakukan sehingga integritas pejabat di tingkat pusat dan daerah patut dipertanyakan," jelas Marzuki.

Lebih lanjut Marzuki menerangkan, selain persoalan korupsi yang melibatkan pejabat-pejabat publik, momentum hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional mengingatkan publik, pelanggaran HAM yang terjadi dimasa lalu belum menemukan titik terang dalam penyelesaiannya, seperti pelanggaran HAM tahun 1998, pelanggaran HAM di Papua serta penembakan aktivis di Kendari yang terjadi pada bulan September tahun 2019 yang lalu.

"Kami berharap, Pemerintah harus berkomitmen untuk bertindak, buang jauh keraguan agar janji pemerintah bisa diwujudkan," tegas Marzuki

Adapun tiga pernyataan sikap Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta (BEMNUS DIY) saat memperingati hari HAM sedunia dan hari anti korupsi yakni :

1. Mendesak Ketua KPK agar menyelesaikan kasus korupsi di Indonesia.

2. Menuntut KPK untuk menindak dengan tegas pelaku korupsi sesuai dengan UU No 2020 tahun 2001 atas perubahan UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

3. Mendesak presiden Republik Indonesia untuk menepati janjinya atas proses penyelesaian kasus HAM yang terjadi di Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel