Sikapi Aksi Pembunuhan dan Pembakaran di Sigi, SEMMI DIY Tegaskan Pemerintah dan Keamanan Tindak Tegas Pelaku Teror.

📷 Ilustrasi

DELIK INDONESIA - Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PW SEMMI DIY) mengutuk keras pembantaian 4 orang warga dan pembakaran sejumlah rumah warga serta satu rumah warga yang dijadikan tempat ibadah bagi warga Nasrani yang terjadi di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Ketua Umum Pengurus Wilayah SEMMI DIY Kamarudin Souwakil dalam keterangannya mengecam keras tindakan dan perilaku kejam tersebut. Pasalnya, kejadian tidak manusiawi tersebut harus segera ditindak tegas aparat kepolisian.

"Kejadian ini mempertontonkan perilaku tidak terpuji dan biadab yang harus dikecam. kami SEMMI DIY mendesak aparat kepolisian segera tangkap pelaku-pelaku dalam insiden ini dan segera diberikan sanksi hukum yang tegas. serta memberikan jaminan keamanan dan keterntraman bagi masyarakat agar tidak ada lagi ancaman teror" terang kamarudin kepada delikindonesia, Selasa, (01/12/2020)

Selain itu, ia juga minghimbau masyarakat untuk tetap tenag dan terus memelihara kerukunan dan persaudaraan antar sesama ummat beraga di daerah tersebut.

Bahkan juga pihaknya mengajak seluruh pemuka agama dan masyarakat untuk bersikap proaktif dalam penanggulangan gerakan ekstremisme yang melegalkan cara-cara terror yang sungguh menodai nilai-nilai luhur agama maupun kebangsaan.

Kamarudin dikesempatan yang sama juga menyampaikan bela sungkawa dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga yang berduka, dan kepada segenap pelayan serta jemaat Gereja Bala Keselamatan di Desa Lemban Tongoa atas peristiawa yang terjadi pada Jumat, 27 November 2020 lalu.

Diakhir keterangannya, Kamarudin Souwakil beserta Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia mendorong lankah-langkah persuasif dan tegas yang tengah dilakukan pemerintah dan aparat keamanan dalam peristiwa teror tersebut.

"Kami terus mendoakan dan mendukung semua langkah dan upaya pemerintah untuk memelihara keamanan dan ketentraman masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bebas dari aksi teror dan estremisme" Tutupnya [SFR]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel