Pilkada Tinggal Hitung Hari, Aktivis Perempuan Muhammadiyah Maluku, Wiwin Fatsey "Pilkada Damai Kita Kawal"

📷 Ilustrasi Pilkada

DELIK INDONESIA - Penyelangaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tinggal menghitung hari tepatnya 9 Desember besok. Pelaksanaan Pilkada 2020 baik tingkat pemilihan hingga perhitungan suara diharapkan berjalan dengan aman dan damai serta sesuai dengan peraturan pilkada. 

Pilkada damai menurut Aktivis Perempuan Muhammadiyah Maluku, Wiwin Fatsey bukan hanya tugas penyelenggara pilkada dan aparat keamanan melainkan juga menjadi tugas dan peranan bersama termasuk kaum muda guna menghadirkan pilkada konstitusional dan damai.

"Pilkada tinggal hitung hari, pesta demokrasi kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya, karena kita diperhadapkan dengan covid-19. Namun itu bukanlah halangan untuk terus menghadirkan pilkada damai. Karena itu tugas dan harapan bersama. Berbeda boleh tapi pecah karena perbedaan pilihan jangan". Tutur Wiwin Fatsey kepada Delikindonesia.com melalui pesan selulernya. Rabu, (02/12/2020)

Lebih singkat dirinya juga menyoroti perkembangan Pilkada di empat Kabupaten, Provinsi Maluku. Pasalnya, Pilkada 4 kabupaten tersebut diharapkan menjadi ajang kompetitif, Sosial Smart dan sehat bagi setiap pemilih untuk menentukan harapan masa depan daerah di tiap daerah masing-masing.

Lebih jauh ia menilai belakangan cukup memanas jelang pilkada di provinsi maluku yang di ditandai dengan fanatisme politik simpatisan masing-masing pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati. Kendati demikian lanjut wiwin hal tersebut dianggap wajar dan sering terjadi di momentung pesta demokrasi.

"Ya setiap orang pasti punya idola, figur dan harapan besar yang di berikan kepada masing-masing paslon. Masih dibatas kaidah normal. Belum tau persis nanti saat pemilihan hingga perhitungan suara seperti apa ?. Insya Allah aman-aman saja amin" ucapnya

Di akhir wawancanya, Wiwin Fatsey juga menuturkan bahwa penyelenggara Pilkada baik KPUD, BAWASLU dan aparat keamanan perlu menyiapkan rancangan dini terhadap masalah-masalah yang tidak diinginkan saat pencoblosan dan perhirungan suara nantinya.

"Kami harap pihak penyelenggara memiliki rancangan dini yang diharapkan bisa mengatasi dan meminimalisir peristiwa-peristiwa yang tidak kita inginkan bersama. Semoga ada yaa, kami percaya itu. Insya Allah" tutupnya (FR)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel