Momentum Hari Korupsi Sedunia 2020, PB HMI Desak KPK Usut Tuntas Pelaku Usaha yang Jadi Pemain Anggaran Bansos

📷 Ketua Umum PB HMI MPO, Ahmad Latupono

DELIK INDONESIA - Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2020 ini, Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) Ahmad Latupono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas para pelaku usaha yang ditengarai ikut terlibat dalam pusaran kasus korupsi anggaran dana bantuan sosial.


Latupono menilai adanya keterlibatan dari para pelaku usaha baik dari pihak swasta maupun kementerian yang ikut terlibat rentetan kasus korupsi bansos tersebut. Tutur Ahmad Latupono dalam keterangan tertulisnya kepada delikindonesia.com, Rabu, (9/12/2020).

Selain itu, Latupono juga meminta KPK untuk membuka dan mengusut siapa saja pelaku usaha yang terlibat menjadi pemain anggaran bantuan sosial. Bahkan ia berharap agar lembaga anti rasuah tersebut tidak tebang pilih menuntaskan kasus korupsi bantuan sosial yang tengah ditangani KPK.

"KPK jangan tebang pilih, dan KPK harus membuka keran seluas-luasnya siapa aja para pelaku usaha yang ikut terlibat dalam kasus bansos ini, baik dari yang swasta maupun kementriannya itu sendiri". Tandas Ahmad.


BACA JUGA: OPINI | Pilkada dan Koruptor


Pasalnya beberapa waktu lalu telah terjadi penangkapan yang di lakukan oleh KPK terhadap Menteri Sosial RI Juliari Bartubara Cs yang diduga terlibat kasus korupsi anggaran dana bansos.

Lebih jauh ketua umum PB HMI MPO ini juga mengapresiasi kerja cepat (kercep) KPK menjelang pergantian tahun kerja optimal dan maksimal menuntakan kasus-kasus besar dalam 10 hari belakangan ini. “Pantaslah KPK perlu diapresiasi atas kerja cepatnya dalam mengungkap kasus skandal korupsi yang merugikan negara ini. Luar biasa.” ucapnya

"Saya apresiasi debut KPK di penghujung tahun 2020 ini, dua menteri terjaring oleh KPK, dan bukan tidak mungkin akan ada lagi oknum-oknum korup menjadi target KPK selanjutnya". Kata Ahmad mengakhiri keterangannya [SFR]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel