KPK Tahan Eks Anggota BPK Rizal Djalil dan Komisaris PT Minarta Dutahutama LJP di Rutan KPK

Konferensi Pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, (03/12/2020)

DELIK INDONESIA - Mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Rizal Djalil ditahan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (3/12). Dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan diborgol, Rizal Djalil menyatakan siap buka-bukaan kepada penyidik KPK.

Seperti dikonfirmasi Biro Humas KPK, Bahwa keduanya yakni RIZ dan LJP di tahan KPK terkait pengembangan perkara dugaan suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Sebelumnya KPK mengumumkan RIZ dan LJP sebagai tersangka pada September 2019.

“Perkara ini merupakan pengembangan dari kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 28 Desember 2018. Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp3,3 miliar, SGD23.100, dan USD3.200, atau total sekitar Rp3,58 miliar.”

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menjerat delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.
Delapan tersangka tersebut yakni, ‎Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel