Diduga Ikut Terlibat Kasus Bansos, Serikat Mahasiswa Anti Korupsi Desak KPK Juga Periksa Anggota BPK RI (AQ)

Kantor KPK RI

DELIK INDONESIA - Serikat Mahasiswa Anti Korupsi kembali lagi menggelar aksi demonstrasi di depan kantor merah putih KPK. (Kamis, 24/12/2020) sore

Pengunjuk rasa mendesak lembaga anti rasuah tersebut untuk juga memanggil dan memeriksa anggota Badan Pemeriksa Keuangan RI AQ yang diduga juga ikut terlibat dalam kasus korupsi bantuan sosial bersama dengan mantan menteri Kementrian Sosial RI Juliari Batubara.

Diketahui sebelumnya KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap mantan menteri sosial Juliari Batubara di bandara internasional Soekarno - Hatta pada beberapa pekan lalu.

Menurut Koordinator aksi Aspri Udin dalam orasinya menyebutkan KPK harusnya tidak hanya memeriksa dan mengadili Mantan Menteri Sosial tersebut, melainkan jauh dari itu juga anggota BPK RI AQ.

"Sebelumnya beredar, ada dugaan kuat AQ anggota BPK RI akan menjadi bidikan selanjutnya sebagai jalan dari terduga menjadi tersangka KPK, dugaan Kasus korupsi Bantuan sosial. KPK jangan hanya memeriksa dan mengadili Juliari Batubara, melainkan juga kepada AQ" Desak Aspri Udin saat berorasi didepan KPK.

Di ketahui AQ anggota BPK RI sebelumnya telah terduga kasus dana hibah KONI yang meringkus Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. AQ diduga ikut menikmati aliran dana haram koni sebesar 3 milliar, Tetapi hasil dari kasus tersebut analisa yuridis lebih lanjut dalam surat tuntutannya AQ anggota BPK RI.

Pasalnya, Dalam sekandal kasus korupsi Bantuan sosial, seharusnya BPK RI ini dalam tugasnya ialah memeriksa/mengaudit dan melaporkan hasil keuangan setiap lembaga-lembaga negara sesuai Pasal 23 ayat (5) UUD Tahun 1945 yang kemudian hasilnya disampaikan kepada DPR RI. Namun Lanjut dia, bukan malah sebaliknya ikut berpesta hasil korupsi, parahnya yang di korupsi ini adalah Bantuan sosial untuk penanggulangan covid 19 dalam upaya memutus mata rantai covid 19 di tengah masyarakat.

"Kami mendukung KPK untuk memeriksa AQ anggota BPK RI, dugaan kuat kami selain KPK telah menaruh curiga pada #AnakPakLurah yang di ketahui anggota Parpol, juga ada AQ anggota BPK RI telah ikut terseret kongkalikong pembagian hasil korupsi Bantuan sosial. Selain itu kami sudah mengkoordinasikan pada OKP DKI untuk bersiap kita mengawal KPK membokar kasus korupsi ini sampai keakarnya dan tuntas di meja persidangan". Ujarnya

"Salus popule Suprana Lex exsto Masyarakat adalah hukum tertinggi. Kami yakin asaz ini berlaku untuk perjuangan kemanusian kami. Dan kami yakin kasus ini cepat atau lambat akan terbongkar" Tutup Aspri Udin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel